Sabtu, 24 Juli 2010

monitor tidak mau menyala

Kejadian seperti ini kadang hanya karena diakibatkan hal yang sepele,tetapi pengguna computer sering kali menganggap kerusakan seperti ini merupakan kerusakan yang serius.Tetapi tidak menutup kemungkian juga,tidak menyalanya monitor ketika computer dihidupkan,karena diakibatkan kerusakan komponen yang penting pada computer (hardware).

Jika anda mengalami hal yang sama seperti kasus tersebut,yang pertama kali anda lakukan adalah pengecekan kabel yang berhubungan langsung dengan monitor.Kabel power monitor dan kabel yang tertancap pada VGA adalah target utama pengecekan pada saat anda mengalami kejadian tidak menyalanya monitor saat computer dihidupkan.

Jika lampu indicator pada monitor tidak menyala,periksa colokan power baik yang dari monitor maupun yang kearah outlet listrik.Pastikan bahwa anda telah memasang dengan tepat.Anda juga dapat mengganti kabel colokan lain jika tetap tidak menyala.Beberapa PC memiliki jenis colokancaptured cord atau captive cord,yang artinya terpasang secara permanen pada bagian dalam monitor.Kalau jenis ini,anda tidak dapat memerikasa bagian cord power di monitor.

Jika lampu indicator pada monitor hidup dan berwarna oranye atau berkedip-kedip.Cek kabel video yang menghubungkan monitor dengan CPU,apakah sudah terpasang dengan benar.Kalu belum kencangkanlah satu ujung pada port VGA dengan baut,dan periksalah ujung lain dari ujung lain dari colokan monitor periksa.Perikas juga colokan kabel VGA yang dari monitor.Kalau ada pin yang bengkok,luruskanlah dengan mengunakan penjepit atau tang.Dan pastikan semua pin masuk kelubang yang tepat.

Apabila masalah tersebut belum dapat diselesaikan,kemungkinan ada masalah pada pada sinyal video board adapter CRT.Coba gantikan VGA card pada monitor anda dengan VGA card yang masih dapat berfungsi dengan normal.Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa VGA card anda perlu diganti.Pada beberapa jenis Motherboard,kerusakan VGA dapat ditandai dengan bunyi beep.

flashdisk tidak terbaca

Flashdisk tidak terdeteksi,hal ini sering kita temui dengan flash disk kita.Kasus ini antara lain ditandai dengan tidak munculnya ikon “removable hardware” pada system tray. Tanda lain adalah tidak adanya drive USB flash disk di Windows Explorer.

Masalah ini cukup sering dijumpai pada komputer yang penggunaan sumber daya sistemnya (apalagi RAM) cukup tinggi sehingga pendeteksian keberadaan perangkat baru menjadi terganggu.

Berikut ini langkah-langkah untuk mengantur pendeteksian USB Disk secara manual di Windows XP;

  • Buka menu Add Hardware dengan cara mengklik [Start]>[Control Panel]>[Add Hardware]. Jika menu tersebut belum terlihat, klik [Switch to Classic View] yang ada di menu sebelah kiri.
  • Setelah menu tersebut dipilih, maka akan muncul wisaya yang menuntun pada proses pendeteksian hardware, Klik [Next]
  • Sistem selanjutnya akan memeriksa keberadaan hardware baru yang sudah tertancap namun belum terdeteksi. Kalau USB flash disk sudah berhasil dikenali, muncul salah satu hal dari hal-hal berikut ini : Muncul menu autorun, Pernyataan bahwa USB flash disk mendukung koneksi USB yang lebih cepat, Muncul ikon “Removable hardware “pada systen tray dan Muncul dirive baru di Windows Explorer atau My Computer.
  • Kalau salah satu hal tersebut terjadi, pendeteksian tidak perlu diteruskan. Klik [Cancel] pada tampilan berikutnya.

Nah, biar enggak bolak-balik Control Panel setiap kali ada perangkat USB yang dicolok, buatlah shortcut [Add Hardware] di Quick Launch Toolbar. Langkah-langkah seperti berikut ini;

  • Buka Control Panel dan ubah tampilannya ke mode “klasik” (switch to Classic Mode) seperti langkah 1 di atas.
  • Seret ikon Add Hardware dan jatuhkan ke Quick Launch Toolbar. Kalau toolbar tersebut belum muncul, Anda dapat mengaktifkannya dengan klik kanan pada taskbar, klik[Propertis]>[Taskbar]. Kemudian, beri tanda centang pada [Show Quick Launch].

Semoga bermanfaat ya..

Sebuah keyboard dan mouse sangat penting untuk penggunaan komputer.Jika mouse dan keyboard anda terkunci atau tidak bisa merespon perintah anda,ini akan membuat anda tidak dapat menyelesaikan pekerjaan anda tentunya.Hal ini biasanya terjadi karena kerusakan di dalam komputer itu sendiri,yang menyebabkan perangkat komputer tidak berjalan dengan semestinya.

Berikut langkah sederhana yang dapat anda lakukan sebelum anda memvonis keyboard atau mouse anda rusak dan menggantinya:

  1. Shut down komputer.Lakukan dengan menekan tombol power yang terletak pada cassing PC anda,biasanya PC dapat shutdown dengan menekan tombol power selama kurang lebih 3 detik.
  2. Matikan power supply komputer.Ini adalah tombol yang berada di bagian belakang komputer,yang terletak pada power suplay.Tapi,ada sebagian power suplay yang tidak ada tombol power,jika ini yang terjadi,anda dapat melewati langkah ini.
  3. Cabut keyboard mouse.Putuskan hubungan mouse dan keyboard dari bagian belakang komputer.Silahkan mengikuti jalur kabel mouse atau keyboard jika kabel yang terpasang cukup banyak dan terlihat semrawut.
  4. Kemudian,pasang kembali mouse dan keyboard ke bagian belakang komputer.untuk mempermudah pemasangan,sesuaikan warna colokan keyboard mouse dengan warna konektor mouse dan keyboard yang terdapat pada bagian belakang PC anda.
  5. Hidupkan listrik kembali dengan menekan saklar di bagian belakang komputer ke dalam posisi “On” (jika power suplay dilengkapi dengan tombol power,lihat langkah ke2).
  6. Tekan tombol “Power” tombol di bagian depan komputer atau cassing PC.Keyboard dan mouse seharusnya sekarang sudah dapat bekerja.Jika tidak,yang harus anda lakkan adalah dengan pergi ke Control Panel dan klik pada icon “Keyboard” dan kemudian “Hardware settings”Dari sini Anda dapat mengatur masalah perangkat mouse keyboard yang baru saja anda lepas dan pasang tadi.

Semoga dapat membantu masalah keyboard mouse anda,sebelum anda memutuskan untuk menggantinya…

kriteria virus komputer

Suatu program yang disebut virus baru dapat dikatakan adalah benar benar virus apabila minimal memiliki 5 kriteria :

1.Kemampuan untuk mendapatkan informasi

Pada umumnya suatu virus memerlukan daftar nama-nama file yang ada dalam suatu directory, agar dia dapat mengenali program program apa saja yang akan dia tulari.Semisal,virus makro yang akan menginfeksi semua file berekstensi *.doc setelah virus itu menemukannya, disinilah kemampuan mengumpulkan informasi itu diperlukan agar virus dapat membuat daftar/data semua file, terus memilahnya dengan mencari file-file yang bisa ditulari.Biasanya data ini tercipta saat program yang tertular/terinfeksi atau bahkan program virus ini dieksekusi. Sang virus akan segera melakukan pengumpulan data dan menaruhnya di RAM (biasanya :P ) , sehingga apabila komputer dimatikan semua data hilang tetapi akan tercipta setiap program bervirus dijalankan dan biasanya dibuat sebagai hidden file oleh virus .

2.Kemampuan memeriksa suat program

Suatu virus juga harus bias untuk memeriksa suatu program yang akan ditulari,misalnya ia bertugas menulari program berekstensi *.doc, dia harus memeriksa apakah file dokumen ini telah terinfeksi ataupun belum, karena jika sudah maka dia akan percuma menularinya 2 kali. Ini sangat berguna untuk meningkatkan kemampuan suatu virus dalam hal kecepatan menginfeksi suatu file/program.Yang umum dilakukan oleh virus adalah memiliki/ memberi tanda pada file/program yang telah terinfeksi sehingga mudah untuk dikenali oleh virus tersebut . Contoh penandaan adalah misalnya memberikan suatu byte yang unik disetiap file yang telah terinfeksi.

3.Kemampuan untuk menggandakan diri

Kalo ini emang virus “bang-get“, maksudnya tanpa ini tak adalah virus. Inti dari virus adalah kemampuan mengandakan diri dengan cara menulari program lainnya. Suatu virus apabila telah menemukan calon korbannya (baik file atau program) maka ia akan mengenalinya dengan memeriksanya, jika belum terinfeksi maka sang virus akan memulai aksinya untuk menulari dengan cara menuliskan byte pengenal pada program/ file tersebut,dan seterusnya mengcopikan/menulis kode objek virus diatas file/program
yang diinfeksi. Beberapa cara umum yang dilakukan oleh virus untuk menulari/ menggandakan dirinya adalah:

File/Program yang akan ditulari dihapus atau diubah namanya. kemudian diciptakan suatu file menggunakan nama itu dengan menggunakan virus tersebut (maksudnya virus mengganti namanya dengan nama file yang dihapus)
Program virus yang sudah di eksekusi/load ke memori akan langsung menulari file-file lain dengan cara menumpangi seluruh file/program yang ada.

4.Kemampuan mengadakan manipulasi

Rutin (routine) yang dimiliki suatu virus akan dijalankan setelah virus menulari suatu file/program. isi dari suatu rutin ini dapat beragam mulai dari yang teringan sampai pengrusakan. rutin ini umumnya digunakan untuk memanipulasi program ataupun mempopulerkan pembuatnya! Rutin ini memanfaatkan kemampuan dari suatu sistem operasi (Operating System) , sehingga memiliki kemampuan yang sama dengan yang dimiliki sistem
operasi. misal:

Membuat gambar atau pesan pada monitor
Mengganti/mengubah ubah label dari tiap file,direktori,atau label dari drive di pc
Memanipulasi program/file yang ditulari
Merusak program/file
Mengacaukan kerja printer , dsb

5.Kemampuan Menyembunyikan diri

Kemampuan Menyembunyikan diri ini harus dimiliki oleh suatu virus agar semua
pekerjaan baik dari awal sampai berhasilnya penularan dapat terlaksana.langkah langkah yang biasa dilakukan adalah:

Program asli/virus disimpan dalam bentuk kode mesin dan digabung dengan program lain yang dianggap berguna oleh pemakai.
Program virus diletakkan pada Boot Record atau track yang jarang diperhatikan oleh komputer itu sendiri
Program virus dibuat sependek mungkin, dan hasil file yang diinfeksi tidak berubah ukurannya
Virus tidak mengubah keterangan waktu suatu file
dll

perbedaan hibernate, restart, shutdown

Jika anda hendak mematikan PC,anda akan dihadapkan dengan beberapa tombol pilihan pada desktop,antara lain Hibernate,Restart,Shutdown.Lalu,tahukah anda perbedaan diantara tombol-tombol tersebut? Bagi anda yang kurang tahu,mungkin artikel kali ini dapat membantu anda untuk mengetahui perbedaan tombol-tombol tersebut.

  • Shutdown

Tombol ini berfungsi untuk mematikan komputer secara keseluruhan.Saat kita memilih tombol shutdown,semua komponen komputer (RAM, hardisk, prosesor, dll) akan dinonaktifkan, yaitu diputus aliran listriknya.Pada saat ini memori komputer (RAM) dikosongkan,sehingga jika hendak menghidupkan komputer kembali,butuh waktu cukup lama untuk me-load sistem operasi (misal Windows) kembali ke RAM. Ini terkait dengan pentingnya memori bagi komputer dan cara kerja sistem operasi.

  • Hibernate

Pada tombol hibernate, komponen komputer juga dimatikan secara keseluruhan,sama seperti shutdown. Bedanya,sebelum dimatikan (sebelum mengosongkan RAM), isi dari memori atau RAM tersebut disalin ke harddisk terlebih dahulu,sehingga saat hendak dihidupkan kembali, tidak membutuhkan waktu terlalu lama karena isi RAM sudah ada di harddisk.

Hibernate dapat menyimpan konfigurasi komputer sebelum dimatikan. Jadi jika misalkan Anda membuka banyak aplikasi kemudian meng-hibernate komputer, saat komputer dihidupkan kembali aplikasi-aplikasi itu masih terbuka seperti kondisi semula (tidak perlu takut kehilangan data). Ini berbeda dengan shutdown yang akan menghapus data Anda jika belum sempat disimpan. Cocok jika Anda hendak meninggalkan komputer dalam waktu yang agak lama.

Namun tidak semua sistem operasi menyediakan fitur hibernate ini. Tidak semua komputer juga dapat di-hibernate oleh sistem operasi.

  • Stand by

Pada kondisi stand by,komputer tidak dimatikan secara keseluruhan.Semua komponen komputer mati kecuali memori (RAM). Jadi, semua komponen diputus aliran listriknya kecuali RAM (dan prosesor mungkin).Oleh arena itu,modus stand by masih menggunakan listrik untuk memberi daya pada RAM,berbeda dengan shutdown atau hibernate yang benar-benar mematikan komputer.Untuk menghidupkan komputer kembali dari modus stand by jauh lebih cepat dibandingkan hibernate (bisa dibilang instan), karena isi RAM masih dipertahankan.

Sama seperti hibernate, stand by juga menyimpan konfigurasi komputer sebelum di-stand by. Stand by dapat diibaratkan seperti “pause” saat bermain game. Cocok jika Anda hendak meninggalkan komputer dalam waktu singkat.

Selain ketiga tombol diatas,kita juga akan menemui tombol lainya.Yaitu :

  • Sleep

Tombol Sleep dipergunakan untuk membuat komputer tertidur,maksud tertidur disini adalah,windows menyimpan semua aktifitas nya di dalam RAM dan berjalan dengan POWER yang sangat kecil ( listrik yang digunakan sangat sedikit ) dan memungkinkan kembali seperti semula hanya dengan beberapa detik .Hanya saja SLEEP ini hanya bisa berjalan jika masih ada battere,kalau ternyata battere nya mau habis maka komputer akan “Bangun” sendiri dan masuk ke HIBERNATE STATE, yaitu meng-copy semua aktifitas ( memori ) di ram ke dalam HARDISK

  • Restart

Tombl ini digunakan untuk mematikan PC dan kemudian menghidupkanya kembali.

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Powered by Blogger