Rabu, 24 Maret 2010


Peramban Mozilla baru saja menambahkan dua pengaya (add-ons) barunya, yakni Master Filer dan Sothink Web Video Downloader versi 4 untuk PC.

Sayangnya dua pengaya yang sedianya digunakan untuk menangkal program jahat (malicious) tersebut justru terinfeksi oleh Trojan. Master Filer bahkan sudah diunduh sekitar 600 kali dan menginstal Bifrose Trojan. Sedangkan Sothink Web Video Downloader versi 4 menyusup di dalam LdPinch Trojan dan sudah diunduh sebanyak 4.000 kali.

Jika Anda kebetulan menginstal salah satu dari pengaya malicious tersebut, maka Anda akan memerhatikan bahwa Trojan yang sudah terinstal tidak akan mudah dihapuskan. Dalam hal ini yang Anda perlukan adalah menjalankan scan antivirus yang terpisah dan desinfeksi guna membersihkan sistem pada komputer Anda. Pasalnya, menjalankan hanya satu anti virus bukanlah solusi yang tepat, sebab Trojan tak mudah terinfeksi dengan cara demikian.

Ketika berita ini kami tulis, Mozilla menggunakan ClamAV sebagai satu-satunya pemindai. PCworld, sumber berita yang kami lansir, pada awalnya juga ingin mengetahui alasan mengapa Mozilla tidak beralih saja ke virustotal.com yang menampung sebanyak 40 antivirus berbeda untuk masing-masing kasus. Menurut sebuah organisasi open-source, malicious tersebut pernah juga menyusup ke dalam salah satu pemindai malware yang digunakan oleh Mozilla.

Virus "Deadlock", Pesannya Positif tapi Hancurkan Komputer


KOMPAS.com — Pesannya terdengar positif dengan kata-kata yang membangkitkan patriotisme. Namun, jangan terbuai kata-kata manis yang dibawa sebuah virus komputer lokal baru bernama Deadlock. Simak pesan tersebut berikut ini.

Bebaskan Negeri kami Indonesia dari Terorisme, Anarkis, dan KKN (Kolusi, Korupsi & Nepotisme) pada Kubu Pemerintahan Republik Indonesia (Sipil, TNI & Polisi) serta Tangkap, Berantas dan Penjarakan ? Tanpa Kecuali. Bersihkan Negeri kami dari Portitusi, Perjudian dan Kejahatan Sosial. Merdekakan diri kami dari Kemiskinan, Kesengsaraan dan Ketidakadilan! Bersama Partai Demokrat ? SBY & BOEDIONO, Bersama Membangun Indonesia Adil, Makmur & Sejahtera

Atas Nama Bangsa Indonesia
Pangeran DEADLOCK

I?m Everyone, but NoOne
I?m Everything, but NoThing
I?m Everywhere, but NoWhere


Jika komputer Anda tiba-tiba menampilkan sebuah gambar dengan pesan tersebut (lihat gambar), Anda disarankan untuk segera ambil tindakan. Pasalnya, komputer Anda sudah diserang virus yang aktif dan mematikan.

Virus tersebut akan menampilkan pesan tersebut dalam desktop yang telah diambil alih. Biasanya pesan ini hanya akan muncul pada waktu yang ditentukan. Seiring dengan munculnya pesan ini, maka semua file yang ada di semua drive akan dihapus, termasuk program dan file system Windows.

Jadi, kalau Anda melihat pesan ini pada komputer Anda, kemungkinan sudah terlambat karena sebentar lagi data di komputer Anda akan dihancurkan. Seperti peribahasa "air tenang menghanyutkan", rupanya di dalam bisunya virus ini menyimpan bom waktu di komputer korbannya yang akan diaktifkan sesuai dengan waktu yang telah ditentukan.

Puncaknya, pada tanggal 12 dan 13 nanti, Deadlock akan membuat komputer Anda benar-benar deadlock alias dihancurkan semua datanya, baik data di seluruh harddisk, flashdisk, maupun file-file Windows sehingga menampilkan pesan "NTLDR is Missing".

Kenali cirinya

Virus ini sebenarnya masih masuk ke dalam keluarga Visual Basic yang dikompresi dengan menggunakan program Petite 2.x dengan ukuran sekitar 80 KB. Ikon yang digunakan juga tidak disamarkan, tetap menggunakan ikon aplikasi dan kemungkinan berasal dari salah satu kota di Kalimantan (Samarinda).

Jika virus ini aktif di komputer, ia akan membuat beberapa file yang akan dijalankan pada saat komputer dinyalakan.
- C:-Windows-system32-apache.exe
- C:-Windows-system32-mysql.exe


Pemilihan nama apache dan mysql kemungkinan bertujuan menyamarkan dirinya sebagai program populer Apache dan Mysql. Agar file tersebut dapat aktif secara otomatis pada saat komputer dinyalakan, ia akan membuat beberapa string pada registry berikut:
-HKEY_LOCAL_MACHINE-SOFTWARE-Microsoft-Windows-CurrentVersion-Run
-mysql = C:-Windows-system32-mysql.exe
-HKEY_CURRENT_USER-SOFTWARE-Microsoft-Windows-CurrentVersion-Run
-apache = C:-Windows-system32-apache.exe


Virus ini cukup cerdik dalam mengelabui pengguna. Pengguna tidak akan curiga jika sebenarnya komputer tersebut telah terinfeksi karena tidak ada tanda-tanda yang biasa dilakukan oleh virus lokal lainnya, seperti disable Task Manager / MSConfig / Regedit atau Folder Options, selain itu file yang dibuat juga tidak mencurigakan karena seolah-olah merupakan program Apache dan MySql. Pengguna baru sadar bahwa komputer telah terinfeksi virus pada saat terlambat, yang kala itu akan muncul pesan dari pembuat virus yang kemudian diikuti dengan munculnya pesan "error Windows file Protection". Hal ini menandakan bahwa ada suatu program yang berusaha untuk menghapus file system Windows.

Virus ini akan aktif secara otomatis setiap kali pengguna mengakses suatu drive/flash disk dengan memanfaatkan autorun Windows dengan membuat 3 buah file, yakni:
-[Desktop.ini] yang berisi script untuk menjalankan file [folder.htt]
-[Folder.htt], berisi script untuk menjalankan file utama yakni [flashguard.exe]
-[Flashguard.exe] merupakan file induk yang akan di jalankan.

Flashdisk merupakan salah satu media yang paling banyak digunakan oleh pengguna. Hal inilah yang akan dimanfaatkan oleh sebagian bahkan boleh dibilang semua virus untuk menyebarkan dirinya. Hal ini juga akan dilakukan oleh virus Deadlock dengan cara membuat beberapa file berikut.
-Desktop.ini
-Folder.htt
-Flashguard.exe


Bom waktu

Virus Deadlock laksana bom waktu yang akan menghancurkan komputer target pada waktu yang telah ditentukan. Virus ini akan menjalankan aksinya setiap tanggal 12-13 sekitar pukul 08.00-09.00 setiap bulan dengan cara MENGHAPUS SEMUA FILE/DATA TERMASUK FILE SYSTEM WINDOWS yang ada di semua drive termasuk di media flashdisk dengan menggunakan perintah cmd.exe /c del /f /s /q /a dan cmd.exe /c rd /s /q sehingga, jika komputer tersebut di-restart, maka akan muncul pesan "error".

Jadi, cara terbaik untuk mengantisipasinya, jangan lupa melakukan back-up data. Untuk mencegah terinfeksi virus ini, Anda disarankan menggunakan program antivirus yang dapat mendeteksi virus ini dengan baik.

Menurut pengetesan Lab Vaksincom, saat ini virus yang terdeteksi oleh Norman sebagai Deadlock belum terdeteksi oleh mayoritas antivirus yang ada di Indonesia, baik antivirus lokal maupun antivirus mancanegara. Norman Endpoint Protection mendeteksi virus Deadlock sebagai Tibs.DKKR.

Jika Anda menginginkan data Anda yang menjadi korban Deadlock ini kembali, jangan sekali-kali menginstal ulang OS Anda ke harddisk yang mengandung data Anda yang hilang tersebut. Lakukan proses recovery data penting dengan menggunakan aplikasi data recovery dan metode yang benar.

Jika Anda menginstal ulang OS Anda ke harddisk yang mengandung data yang ingin Anda selamatkan, kemungkinan keberhasilan recovery akan sangat rendah. Jika Anda tidak berpengalaman pada data recovery dan ingin mendapatkan bantuan data recovery profesional dengan harga yang reasonable.

Sabtu, 20 Maret 2010

http://www.4shared.com/file/131367762/c27ed79c/ADRIAN_MARTADINATA__Ku_Ingin_K.html

Senin, 15 Maret 2010

USB Virus Scan V2.3

download antivirus untuk USB anda :
USB Virus Scan V2.3

Selasa, 09 Maret 2010

membersihkan memory RAM

Biasanya setelah sekian waktu, komputer akan sedikit demi sedikit tampil lambat. Program menjadi sangat susah dibuka, dan kalau bisa dibukapun harus menunggu waktu yang cukup lama.

Seperti halnya manusia, ketika kita bekerja di kantor, setelah beberapa jam, apalagi menjelang jam pulang kantor, kepala kita terasa penuh dengan beban. Solusinya adalah kita harus melepas stress. Begitu yang terjadi dengan manusia, hal ini pun terjadi dengan komputer. Setelah berbagai aplikasi, video, program dan browser serta aktivitas lainnya, maka komputer bisa jadi agak ngadat atau biasanya sampai jadi hang
karena terlalu ‘overloaded’.

Sebenarnya hal ini tidak mesti terjadi kalau seandainya para pembuat program dari software yang kita pakai bisa menguasai programmingnya dengan baik. Adanya bugs seperti ini terjadi karena memory yang dialokasikan melebihi batas ataupun tidak sempat memory di set free.

S

olusi untuk komputer yang tampil lambat tanpa melakukan reboot adalah dengan program yang mampu membersihkan memory RAM komputer yang telah dialokasikan. VC RamCleaner dapat digunakan sebagai tool untuk membersihkan memory yang tidak terpakai yg tidak sempat dibebaskan dari sistem. Dengan begitu, komputer kita tidak menjadi lambat atau bahkan hang.

VC RAMCleaner dapat dimiliki dengan gratis untuk komputer XP/2000. Untuk komputer Vista OS seharusnya juga bisa, tapi belum dicoba. Ketika program sudah didownload dan dibuka, maka akan muncul interface yang sederhana sekali. Akan muncul informasi mengenai Total System Memory dan Available System Memory dalam megabytes.

Untuk membersihkan penggunaan memori yang tidak terpakai, cukup tekan tombol Clean System Memory. Setelah kita klik, tunggu sebentar, proses dikerjakan dan setelah itu kita dinotice Available System Memory. Nah, sekarang memory kembali naik dan sistem tentunya akan kembali disegarkan kembali.

Untuk lebih jauh mengeksplor bagaimana mensetting lebih advanced untuk otomatisasi pembersihan memori, kamu dapat mendownload terlebih dahulu program ini di



Masalah ini yang sering sejadi dirumah gw..memang menyebalkan banget ketika kita sedang deadline komputer malah restart mana tugas belom di save…wah..streess dah, Apasieh Masalahnya? Okelah kalo masalah nya itu Virus masih bisa gw cari antivirusnya atau windows nya, tapi kebanyakan masalahnya itu bukan tersebut tetapi yang lain..nah sekarang gw mencoba sharing mengenai masalah ini Apa aja yang perlu di cek ?

1.perlu di cek power Supply

Coba di ganti power supply nya (bisa pinjem ma temen dulu), kalo masalahnya masih sama juga, berarti masalahnya bukan di power supply.

2. cek di cooler processor.

Hal ini yang paling sering terjadi di kantor gw kebanyakan komputer yang sering restart trus dikarenakan cooler Processor yang sangat panas, untuk ceknya coba di pegang cooler yang ada di processornya jika saat di pegang panas berarti memang coolernya yang overflow sehingga processor tidak bisa berfikir lg dan langsung PC nya restart, lalu solusi apa yang dilakukan? Biasanya solusi yang gw lakukan dengan membersihkan kotoran yang ada di coolernya, karena biasanya karena pendinginan di coolernya itu terhambat oleh kotoran tersebut sehingga panas dari Processor tidak terhisap oleh cooler tersebut.Jika sudah di bersihkan masih panas juga coolernya berarti masalahnya ada di coolernya yang tidak bisa menyerap panas, yah..solusinya ganti coolernya..
tpi klo bukan keduanya maapya.. kemampuan gwe terbatas...

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Powered by Blogger